Tujuh September dua ribu dua belas
"Merasa kehilangan walau belum sempat memiliki."
Gumam dalam hatiku. Pupus rasa yang selalu aku damba. Ya.. rasa yang selama ini aku damba, lenyap karena tanpa balas asa darinya. Dia bersama yang lain. Meski perih. Aku putuskan untuk membuangnya dalam samudera angan yang entah keterjangkauannya. Ku kemas mimpi-mimpi yang tak pantas untuk aku sandang. Mimpi bisa ku ukir indah cerita cinta bahagia bersamanya. Ku balut rapih dengan pita putus asa. Ku masukkan kedalam kotak kado kekecewaan.
Tuhan telah tunjukkan bahwa dia tak baik untukku. Tugasku sudah selesai. Kamu bahagia (bersamanya). Aku pergi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar