Hadirmu itu menguatkan, karena adamu pula aku bertahan.
Senin, 03 Agustus 2015
Tetaplah Menjadi Kamuku
Sayang,
Tetaplah menjadi kamu yang sebenarnya kamu.
Sayang,
Ketika saya cerewet, saya tidak ingin membuat kamu lelah mendengarkan cuap-cuap saya.
Ketika saya ceroboh, saya tidak ingin membuat kamu lelah mengingatkan kecerobohan saya.
Ketika saya cengeng, saya tidak ingin membuat kamu lelah menghibur apapun yang mebuat saya sedih.
Ketika saya rapuh, saya tidak ingin membuat kamu lelah membuat saya kuat.
Sayang,
Semua ini bukan tentang siapa yang lebih mampu melengkapi kelemahan, bukan tentang siapa yang lebih bersedia mencintai kekurangan, bukan tentang siapa yang paling pandai memahami. Melainkan ini tentang saya yang menyayangimu dan terlalu khawatir, tentang saya yang menyayangimu dan terlalu sayang, tentang saya yang menyayangimu dan sebuah cemburu yang menjadi bumbu.
Sayang,
Saya yang menyayangi setiapmu dan saya tidak ingin kamu lelah menyayangi saya.
Saya tahu kamu menyayangi setiap saya pula, maka bicaralah ketika kamu merasa lelah.Mari saling memaafkan apa-apa yang menjadi kesalahan kita, kemudian memperbaikinya. Supaya kita dapat jalani segalanya berdua dan tidak ada yang merasa lebih banyak berusaha. Supaya tidak ada lebih dan paling diantara kita, sehingga tidak ada kesombongan rasa hati diantara kita.
Langganan:
Postingan (Atom)


